Dunia gadget itu kejam, Bro. Baru sebentar kita bangga dengan HP flagship killer, eh, tahu-tahu muncul lagi pesaing baru yang harganya bahkan lebih 'manusiawi'. Kali ini, kita dihadapkan pada dua raksasa dari Infinix: Zero Ultra, si veteran dengan kecepatan gila, versus Note Edge, si pendatang baru yang katanya bawa layar super mewah dan baterai 'jumbo' dengan harga Indonesia yang bikin dompet senyum. Bingung mau pilih yang mana? Tenang, mari kita bedah habis-habisan, mana yang benar-benar layak jadi pendamping harianmu di tahun 2026 ini!
Sebagai penulis blog gadget yang selalu penasaran, saya harus bilang kalau perbandingan ini rasanya seperti membandingkan mobil sport bekas dengan mobil listrik baru. Keduanya punya daya tarik luar biasa, tapi di segmen dan era yang berbeda. Infinix Zero Ultra adalah simbol kecepatan dan inovasi gila di zamannya, sementara Infinix Note Edge datang sebagai representasi keseimbangan antara desain premium, daya tahan, dan harga yang lebih terjangkau.
Zero Ultra, yang rilis di akhir 2022, masih menjadi patokan HP dengan teknologi pengisian daya tercepat di dunia. Di sisi lain, Note Edge, yang baru saja lolos sertifikasi dan siap meluncur di awal 2026 ini, fokus pada daya tahan baterai super besar dan desain elegan yang membuat mata melirik. Pertanyaannya, apakah teknologi pengisian super cepat Zero Ultra masih relevan, ataukah daya tahan baterai jangka panjang dan harga Note Edge yang diprediksi mulai dari Rp 4 jutaan lebih menggoda?
Infinix Zero Ultra: Si Mantan Flagship Gila dengan Kecepatan Super
Kita mulai dari si senior, Zero Ultra. Ponsel ini adalah pernyataan tegas dari Infinix bahwa mereka bisa bermain di liga premium. Begitu pertama kali memegang Zero Ultra, kamu akan langsung merasakan aura "mahal" dari desain layar lengkungnya. Layar AMOLED 6,8 inci dengan refresh rate 120 Hz-nya itu benar-benar memanjakan mata, apalagi dengan desain lengkung yang membuatnya terasa lebih tipis dan mewah di genggaman. Ini adalah HP yang tidak malu-malu dipamerkan saat nongkrong.
Tapi, yang membuat Zero Ultra ini legendaris adalah teknologi pengisian daya 180 Watt-nya. Serius, Bro, mengisi baterai 4500 mAh dari nol sampai penuh hanya butuh waktu kurang dari 15 menit! Ini mengubah kebiasaan. Kamu tidak perlu lagi charge semalaman. Cukup colok sebentar saat mandi atau minum kopi, baterai sudah penuh lagi. Pengalaman ini sulit ditandingi, bahkan oleh beberapa flagship terbaru dari merek lain.
Di sektor dapur pacu, Dimensity 920 5G yang dipadukan dengan RAM 8 GB masih sangat bertenaga. Untuk game-game berat terbaru? Masih sanggup. Multitasking? Lancar jaya. Kamera utamanya juga gila-gilaan, 200 MP dengan OIS! Foto yang dihasilkan detailnya luar biasa, dan fitur OIS-nya sangat membantu saat merekam video atau memotret di kondisi minim cahaya. Zero Ultra adalah paket lengkap bagi yang mencari performa dan kecepatan ekstrem.
Namun, perlu diingat, Zero Ultra sudah berumur. OS-nya masih berbasis Android 12 saat rilis, dan dukungan pembaruan resminya tentu tidak akan selama ponsel yang baru rilis di 2026. Selain itu, baterai 4500 mAh-nya, meskipun di-charge super cepat, mungkin terasa kurang 'jumbo' untuk penggunaan heavy user seharian penuh di tahun ini.
LIST_PLUS: Pengisian daya 180W Thunder Charge tercepat di kelasnya; Kamera utama 200 MP dengan OIS, hasil foto sangat detail; Layar AMOLED 120 Hz melengkung yang sangat premium; Chipset Dimensity 920 masih bertenaga untuk gaming berat; Harga bekas/saat ini yang sudah jauh lebih terjangkau.
LIST_MINUS: Baterai 4500 mAh terasa kurang besar untuk standar 2026; Dukungan pembaruan OS yang tidak sepanjang ponsel baru; Desain modul kamera yang cukup besar dan menonjol; Tidak ada slot memori eksternal.
Infinix Note Edge: Si Penantang Baru yang Elegan dan Tahan Lama
Nah, sekarang kita sambut si pendatang baru, Note Edge. Ponsel ini diposisikan di segmen mid-range premium, dengan harga Indonesia yang diprediksi akan jauh lebih bersahabat, mulai dari Rp 4 jutaan. Note Edge seolah belajar dari Zero Ultra, mengambil yang terbaik (layar melengkung) dan memperbaikinya di area yang paling dikeluhkan pengguna: daya tahan baterai.
Daya tarik utamanya jelas: baterai 6500 mAh! Ini adalah kapasitas 'jumbo' yang jarang ditemukan di HP dengan desain premium dan tipis seperti Note Edge. Dengan baterai sebesar ini, janji satu setengah sampai dua hari pemakaian normal bukan lagi mimpi. Ditambah lagi, ada fitur 45W Bypass Charging, yang memungkinkan kamu bermain game sambil mengisi daya tanpa membuat baterai cepat panas atau rusak, sebuah fitur yang sangat gamer-friendly.
Desainnya juga tidak main-main. Note Edge membawa layar AMOLED Melengkung 3D dengan resolusi 1.5K. Ini resolusi yang lebih tajam dari standar Full HD, membuat tampilan teks dan gambar jadi super jernih. Desainnya sendiri dikabarkan sangat tipis, bahkan ada yang menyebut ketebalannya hanya 6mm! Sebuah pencapaian fantastis untuk ponsel dengan baterai 6500 mAh.
Di bagian performa, Note Edge ditenagai oleh Dimensity 7100 5G. Secara angka murni, mungkin Dimensity 7100 sedikit di bawah Dimensity 920 milik Zero Ultra, tapi Note Edge punya senjata rahasia: teknologi memori dan penyimpanan terbaru, yaitu RAM LPDDR5 dan storage UFS 4.1. Kombinasi ini menjamin kecepatan baca/tulis data yang super cepat, membuat loading aplikasi, transfer data, dan performa sistem terasa jauh lebih responsif dan gesit. Ini adalah kombinasi hardware modern yang lebih efisien.
Kamera utamanya juga dikabarkan membawa sensor 200 MP, sama seperti Zero Ultra. Jika rumor ini benar, Note Edge akan menawarkan kualitas foto yang setara dengan Zero Ultra, namun dengan paket desain yang lebih baru, jaminan pembaruan OS Android hingga 3 tahun, dan pastinya, baterai yang lebih awet. Note Edge adalah pilihan ideal bagi kamu yang memprioritaskan desain modern, daya tahan baterai, dan jaminan software jangka panjang.
LIST_PLUS: Baterai super jumbo 6500 mAh, daya tahan luar biasa; Desain bodi sangat tipis dan elegan dengan layar AMOLED 3D Curved 1.5K; Menggunakan teknologi memori LPDDR5 dan UFS 4.1 yang super cepat; Dukungan pembaruan OS hingga 3 tahun dan keamanan 5 tahun; Fitur 45W Bypass Charging yang aman untuk gaming.
LIST_MINUS: Kecepatan pengisian daya 45W jauh lebih lambat dari Zero Ultra; Chipset Dimensity 7100 mungkin sedikit di bawah Dimensity 920 dalam performa mentah; Masih berupa prediksi/pre-order saat ini, belum banyak ulasan pengguna di Indonesia.
Duel Sengit: Siapa Raja Mid-Range Sejati?
Setelah melihat ulasan masing-masing, mari kita sandingkan keduanya dalam beberapa kategori kunci untuk menentukan mana yang lebih 'worth it' dibeli dengan harga Indonesia terbaikmu.
Performa: Kecepatan Mentah vs Efisiensi Modern
Di atas kertas, Dimensity 920 (Zero Ultra) sedikit lebih unggul dari Dimensity 7100 (Note Edge) dalam hal kecepatan CPU dan GPU mentah. Namun, Zero Ultra menggunakan UFS 3.1, sementara Note Edge sudah lompat ke UFS 4.1 dan RAM LPDDR5. Percayalah, kecepatan UFS 4.1 itu signifikan! Ini berarti Note Edge akan terasa lebih cepat saat membuka aplikasi berat, memuat game, atau memproses data besar. Jadi, jika kamu mencari performa yang terasa lebih gesit di penggunaan sehari-hari dan sistem operasi, Note Edge lebih modern dan efisien. Jika kamu seorang gamer yang hanya peduli dengan frame rate tertinggi, Zero Ultra masih bisa diandalkan, apalagi dengan harga yang sudah turun drastis.
Baterai dan Pengisian Daya: Mana yang Lebih Praktis?
Ini adalah perbedaan paling mencolok. Zero Ultra menawarkan kecepatan pengisian yang gila. Hanya 12 menit untuk 100%. Ini sangat praktis untuk orang yang sering lupa charge atau punya mobilitas tinggi. Tapi, daya tahannya biasa saja (4500 mAh).
Note Edge menawarkan daya tahan yang luar biasa (6500 mAh). Kamu bisa tenang seharian penuh, bahkan lebih. Namun, pengisian 45W-nya jelas butuh waktu lebih lama, mungkin sekitar 1 jam lebih. Mana yang lebih praktis? Tergantung gaya hidupmu. Kalau kamu sering di luar dan sulit mencari colokan, Note Edge adalah penyelamat. Kalau kamu sering di rumah/kantor dan butuh pengisian instan, Zero Ultra adalah juaranya.
Desain dan Layar: Mewah Lama vs Mewah Baru
Keduanya sama-sama premium berkat layar AMOLED melengkung. Zero Ultra punya layar 6,8 inci FHD+ dengan Gorilla Glass 3. Note Edge punya layar 6,78 inci 1.5K yang lebih tajam dan dikabarkan jauh lebih tipis. Secara estetika, Note Edge dengan bodi super tipis dan layar 1.5K-nya terasa lebih fresh dan modern di tahun 2026. Zero Ultra terlihat mewah, tapi desain modul kameranya kini terasa sedikit ketinggalan zaman.
Harga dan 'Worth It'
Harga Zero Ultra saat rilis di Indonesia adalah Rp 6.449.000, tapi kini harga pasarnya sudah turun drastis, mendekati harga Note Edge yang diprediksi mulai dari Rp 4 jutaan. Jika kamu menemukan Zero Ultra bekas atau diskon besar di bawah Rp 4 juta, itu adalah tawaran yang sangat worth it untuk mendapatkan kamera 200 MP, OIS, dan 180W charging. Namun, jika harga keduanya berada di rentang Rp 4-5 jutaan, Note Edge yang menawarkan jaminan OS lebih panjang, baterai 6500 mAh, dan teknologi memori terbaru jelas lebih 'worth it' sebagai investasi jangka panjang.
Kesimpulan: Mana yang Harus Kamu Pilih?
Keputusan ada di tanganmu, tapi izinkan saya memberi rangkuman singkat sebagai penutup.
Pilih Infinix Zero Ultra jika: Kamu adalah tipe orang yang sangat menghargai waktu dan membutuhkan pengisian daya secepat kilat (180W). Kamu tidak masalah dengan ponsel yang sudah berumur dua tahun dan fokus utamamu adalah performa kamera 200 MP OIS yang sudah teruji. Kamu juga menemukan unit Zero Ultra dengan harga diskon yang sangat menggiurkan, jauh di bawah harga rilisnya.
Pilih Infinix Note Edge jika: Kamu mencari ponsel untuk investasi jangka panjang dengan jaminan software update hingga 5 tahun. Prioritas utamamu adalah daya tahan baterai yang luar biasa (6500 mAh) dalam bodi yang super tipis dan elegan. Kamu ingin merasakan teknologi memori terbaru (UFS 4.1) dan layar 1.5K yang lebih tajam. Note Edge adalah paket paling seimbang untuk gaya hidup modern dan harga yang lebih 'manusiawi' di segmen mid-range premium Indonesia.
Secara keseluruhan, di tahun 2026 ini, Infinix Note Edge yang baru meluncur lebih worth it untuk dibeli. Kamu mendapatkan teknologi yang lebih baru, jaminan dukungan software yang lebih lama, dan baterai yang jauh lebih besar, semua dalam paket harga yang lebih bersahabat dari Zero Ultra saat pertama rilis. Kecepatan 180W Zero Ultra memang menggoda, tapi daya tahan 6500 mAh Note Edge akan lebih sering kamu nikmati setiap hari.
| Fitur Kunci | Infinix Zero Ultra | Infinix Note Edge (Prediksi) |
|---|---|---|
| Status Rilis | Sudah Rilis (2022) | Segera Rilis (Awal 2026) |
| Harga Indonesia (Perkiraan) | Mulai dari Rp 4.499.000 | Mulai dari Rp 4.200.000 |
| Chipset | MediaTek Dimensity 920 5G | MediaTek Dimensity 7100 5G |
| Penyimpanan & Memori | 8 GB RAM LPDDR4X / 256 GB UFS 3.1 | RAM LPDDR5 / UFS 4.1 (Lebih Cepat) |
| Layar | 6.8 inci AMOLED Curved FHD+ (1080p), 120 Hz | 6.78 inci AMOLED 3D Curved 1.5K (1200p) |
| Kamera Utama | 200 MP OIS + 13 MP Ultrawide + 2 MP | 200 MP (Rumor) atau 50 MP (Tergantung Varian) |
| Baterai | 4500 mAh | 6500 mAh (Jumbo) |
| Pengisian Daya | 180W Thunder Charge (100% dalam 12 menit) | 45W Bypass Charging |
| Dukungan OS | Terbatas (Android 12 saat rilis) | 3 Tahun OS Update, 5 Tahun Keamanan |
