Dunia desain grafis itu kejam, Bro. Nggak cuma butuh skill yang jago, tapi juga “senjata” yang mumpuni. Khususnya buat kamu, para mahasiswa desain grafis yang modalnya masih pas-pasan—atau lebih tepatnya, yang budgetnya cuma bisa nyentuh angka 10 jutaan. Tapi tenang, di tahun 2026 ini, mencari laptop gahar yang layarnya udah akurat buat warna, CPU-nya ngebut, dan GPU-nya nggak malu-maluin buat render 3D ringan, itu BUKAN lagi mimpi! Ini dia rekomendasi andalan yang bakal bikin tugas-tugasmu mulus tanpa drama lagging!
Sebagai penulis blog gadget yang juga pernah merasakan pahit manisnya ngejar deadline tugas desain, saya tahu betul apa yang kalian butuhkan. Laptop buat desain itu beda sama laptop buat ngetik doang. Tiga pilar wajibnya adalah: Layar Akurat (minimal 100% sRGB), Prosesor (CPU) yang kencang, dan kartu grafis (GPU) yang punya dedicated VRAM. Nah, di rentang harga 10 jutaan tahun 2026, kita punya beberapa opsi yang benar-benar worth it. Mari kita bedah!
Laptop Sang Creator: ASUS Vivobook 15X OLED (2026 Edition)
Oke, kita mulai dari opsi yang paling memanjakan mata. Kalau kamu adalah tipe desainer yang paling sering berkutat dengan warna, entah itu di Photoshop, Illustrator, atau bahkan sekadar Color Grading di Premiere Pro, maka teknologi layar OLED itu hukumnya wajib. ASUS Vivobook sudah lama jadi raja di segmen ini, dan untuk edisi 2026, mereka membawa paket yang semakin gila di harga yang sama.
Vivobook 15X OLED 2026 (dengan asumsi varian mid-range) biasanya dibekali dengan CPU AMD Ryzen 7 8000 Series terbaru atau Intel Core Ultra 5. Prosesor ini sudah sangat efisien daya tapi punya performa multi-core yang brutal, sempurna buat multitasking berat seperti buka Photoshop sambil render video timeline tipis. RAM yang diusung pun sudah standar 16GB LPDDR5X, anti-lemot buat buka belasan layer di Figma atau Adobe Fresco.
Tapi bintang utamanya, tentu saja, adalah layar 15.6 incinya. Panel OLED 2.8K (2880 x 1620) dengan Color Gamut 100% DCI-P3. Angka DCI-P3 ini jauh lebih luas dari sRGB, artinya akurasi warna yang kamu dapatkan hampir sempurna. Warna hitamnya pekat sempurna (True Black) dan kontrasnya nggak ada lawan. Ini adalah laptop yang membuat proses desainmu jadi pengalaman visual yang menyenangkan, bukan sekadar kerja keras. Cocok buat desainer UI/UX, fotografer, dan ilustrator digital.
Ulasan Jujur ASUS Vivobook 15X OLED (2026)
Laptop ini adalah pilihan terbaik jika kamu mengutamakan kualitas visual dan portabilitas (meskipun 15 inci, desainnya cukup ramping). Namun, ada pengorbanan kecil. Untuk menekan harga di 10 jutaan, Vivobook seringkali hanya mengandalkan kartu grafis terintegrasi (iGPU) dari prosesornya (misalnya AMD Radeon Graphics atau Intel Arc Graphics internal). Walaupun iGPU modern sangat kuat, ia tetap kalah gahar dari GPU dedicated saat kamu harus melakukan rendering 3D berat di Blender atau gaming AAA. Jadi, kalau kamu lebih banyak kerja 2D, Vivobook adalah juara mutlak. Kalau kerjaanmu sering main 3D, mungkin opsi berikutnya lebih cocok.
LIST_PLUS: Layar OLED 2.8K super akurat (100% DCI-P3) terbaik di kelas harganya; CPU terbaru yang sangat efisien dan kencang; Desain premium dan portabel; RAM 16GB LPDDR5X yang sangat cepat;
LIST_MINUS: Umumnya hanya mengandalkan iGPU (Integrated GPU); Potensi burn-in layar OLED (walaupun teknologi sudah jauh lebih baik); Pilihan port mungkin lebih minimalis;
| Spesifikasi Kunci | ASUS Vivobook 15X OLED (2026 Est.) |
|---|---|
| Prosesor (CPU) | AMD Ryzen 7 8000 Series / Intel Core Ultra 5 |
| Kartu Grafis (GPU) | AMD Radeon Graphics / Intel Arc Graphics (iGPU) |
| RAM | 16GB LPDDR5X Dual Channel (onboard) |
| Penyimpanan | 512GB SSD NVMe Gen 4 |
| Layar | 15.6 inci, OLED, 2.8K (2880x1620), 100% DCI-P3 |
| Perkiraan Harga | Mulai Rp10.500.000 |
Laptop Sang Render Master: Lenovo LOQ 15 Essential (2026 Entry)
Kalau kamu tipikal mahasiswa desain yang juga merangkap sebagai video editor atau bahkan mencoba-coba dunia 3D (seperti motion graphics di After Effects atau modelling di Blender/C4D), maka kamu butuh tenaga kuda. Di harga 10 jutaan, kita harus melirik laptop kategori "gaming basic" atau "gaming essential" karena di sanalah kamu akan menemukan GPU dedicated yang sesungguhnya.
Lenovo LOQ 15 Essential 2026 (atau seri serupa dari Acer Nitro V/ASUS TUF) adalah salah satu yang paling sering direkomendasikan. Kenapa? Karena laptop ini adalah "kucing dalam karung" yang baik. Meski menyandang nama gaming, spesifikasinya sangat ideal untuk desain grafis berat. CPU-nya mungkin setingkat di bawah Vivobook (misalnya Core i5 Gen 14 atau Ryzen 5 7000/8000), tapi dia punya senjata rahasia: NVIDIA GeForce RTX 3050 atau bahkan varian RTX 4050 (entry-level 4GB VRAM). GPU dedicated ini adalah game-changer untuk rendering dan akselerasi Adobe Creative Suite.
Selain performa yang brutal, kabar baiknya adalah laptop gaming entry-level modern sudah tidak pelit lagi soal layar. Kebanyakan sudah dilengkapi panel IPS 15.6 inci Full HD yang memiliki cakupan 100% sRGB dan Refresh Rate tinggi (120Hz atau 144Hz). Layar 100% sRGB sudah cukup untuk pekerjaan desain standar dan cetak, sementara RTX 3050/4050 memastikan kamu bisa preview hasil render dengan lancar di DaVinci Resolve atau Premier Pro. Ini adalah pilihan paling seimbang antara performa komputasi, grafis, dan kualitas visual yang layak.
Ulasan Jujur Lenovo LOQ 15 Essential (2026)
Laptop ini memang gahar, tapi konsekuensinya adalah desain yang lebih tebal dan berat dibandingkan Vivobook. Kamu akan membawa beban lebih berat di ransel, dan mungkin tampilan yang sedikit "gamer banget" dengan ventilasi besar dan keyboard ber-RGB. Selain itu, daya tahan baterainya biasanya lebih pendek karena harus memberi makan CPU dan GPU yang haus daya. Tapi, kalau kamu lebih sering bekerja di meja dengan colokan listrik, ini adalah investasi performa yang paling masuk akal di budget 10 jutaan.
LIST_PLUS: Kartu Grafis Dedicated NVIDIA RTX 3050/4050 (penting untuk rendering dan 3D); Layar 100% sRGB dengan Refresh Rate tinggi; Sistem pendinginan yang jauh lebih baik (dua kipas); RAM dan SSD bisa di-upgrade;
LIST_MINUS: Bobot dan dimensi yang lebih besar (kurang portabel); Desain yang kurang minimalis untuk dibawa ke kampus; Daya tahan baterai rata-rata lebih pendek;
| Spesifikasi Kunci | Lenovo LOQ 15 Essential (2026 Est.) |
|---|---|
| Prosesor (CPU) | Intel Core i5 Gen 14 / AMD Ryzen 5 7000/8000 Series |
| Kartu Grafis (GPU) | NVIDIA GeForce RTX 3050 6GB / RTX 4050 4GB |
| RAM | 16GB DDR5 (2x8GB, dapat di-upgrade) |
| Penyimpanan | 512GB SSD NVMe Gen 4 |
| Layar | 15.6 inci, IPS, Full HD (1920x1080), 100% sRGB, 144Hz |
| Perkiraan Harga | Mulai Rp10.999.000 |
Laptop Sang Minimalis: HP Pavilion Aero 13 (2026 Refresh)
Nah, ini buat kamu yang sering pindah-pindah tempat, kerja dari kafe, perpustakaan, atau antar-kelas. Kalau Vivobook 15X agak besar, HP Pavilion Aero 13 (atau Acer Swift Go 14) adalah jawaban untuk kebutuhan laptop desain grafis yang super ringan dan elegan. Laptop ini menekankan pada portabilitas ekstrem tanpa mengorbankan kualitas layar, yang seringkali jadi jebakan di laptop ringan lainnya.
Model 2026 dari Pavilion Aero 13 biasanya sudah menggunakan bodi full magnesium-aluminium alloy yang membuatnya seringan bulu, hanya sekitar 1 kg saja! Ini sangat penting buat punggung mahasiswa yang sudah penuh dengan buku dan perlengkapan lainnya. Meskipun ringan, layarnya tetap memuaskan. Umumnya, HP sudah menyematkan panel 13.3 inci dengan resolusi tinggi (sering QHD atau 2.5K) dan cakupan warna 100% sRGB. Layar QHD di ukuran 13 inci membuat detail desain grafismu terlihat super tajam.
Di balik desainnya yang ramping, Aero 13 mengandalkan CPU terbaru (misalnya AMD Ryzen 7 8000 Series) dan iGPU yang efisien. Sama seperti Vivobook, ia unggul di pekerjaan desain 2D dan produktivitas. RAM 16GB-nya sudah disolder (onboard), jadi pastikan kamu memilih varian RAM tertinggi sejak awal. Kelebihan lain dari laptop ini adalah daya tahan baterainya yang luar biasa. Kamu bisa lepas dari charger selama kuliah penuh atau sesi ngopi panjang tanpa harus panik. Ini laptop ideal buat kamu yang fokus pada desain web, desain UI/UX, atau ilustrasi yang sangat mobile.
Ulasan Jujur HP Pavilion Aero 13 (2026)
Ini adalah laptop yang paling sering saya rekomendasikan untuk penggunaan harian dan 2D. Namun, ada harga yang harus dibayar untuk keringanan dan desain ramping itu. Performa pendinginannya, meskipun sudah baik, tentu tidak bisa disamakan dengan LOQ 15 yang tebal. Jika kamu memaksanya render video 4K atau bermain game berat, suhunya akan cepat naik dan performanya akan turun (thermal throttling). Selain itu, karena ukurannya yang kecil, pilihan port-nya juga lebih terbatas. Pastikan kamu siap menggunakan dongle tambahan jika perlu banyak koneksi.
LIST_PLUS: Bobot super ringan (sekitar 1 kg) dan desain premium yang elegan; Layar QHD/2.5K 100% sRGB yang tajam dan akurat; Daya tahan baterai yang luar biasa panjang; Prosesor efisien daya yang kencang;
LIST_MINUS: Tidak ada GPU dedicated (hanya iGPU); Performa akan menurun saat digunakan untuk rendering berat jangka panjang; RAM tidak bisa di-upgrade (soldered); Pilihan port terbatas;
| Spesifikasi Kunci | HP Pavilion Aero 13 (2026 Est.) |
|---|---|
| Prosesor (CPU) | AMD Ryzen 7 8000 Series / Intel Core Ultra 7 (Low Power) |
| Kartu Grafis (GPU) | AMD Radeon Graphics / Intel Arc Graphics (iGPU) |
| RAM | 16GB LPDDR5X (onboard) |
| Penyimpanan | 512GB SSD NVMe Gen 4 |
| Layar | 13.3 inci, IPS, QHD (2560x1600), 100% sRGB |
| Perkiraan Harga | Mulai Rp10.750.000 |
Kesimpulan: Pilih Senjata Sesuai Medan Tempurmu
Memilih laptop di harga 10 jutaan di tahun 2026 ini sebenarnya adalah tentang menyeimbangkan antara performa, layar, dan portabilitas. Tidak ada laptop yang sempurna, tapi ada laptop yang paling cocok untuk kamu:
- Pilih ASUS Vivobook 15X OLED jika: Prioritas utamamu adalah akurasi warna dan visual yang memukau (fotografi, ilustrasi, UI/UX). Kamu rela mengorbankan sedikit kecepatan render demi kualitas layar terbaik.
- Pilih Lenovo LOQ 15 Essential jika: Kamu butuh performa mentah untuk rendering video, animasi 3D, atau sering bermain game di waktu luang. Kamu tidak terlalu peduli dengan bobot yang agak berat.
- Pilih HP Pavilion Aero 13 jika: Kamu sangat mobile, sering kerja di luar, dan fokus pada desain 2D/UI/UX yang menuntut layar tajam dan baterai tahan lama.
Apapun pilihanmu, pastikan spesifikasi minimal yang kamu kejar adalah RAM 16GB dan Layar minimal 100% sRGB. Selamat berjuang dengan tugas-tugas desainmu, Bro!


